Penulis:
Ust. Fahmi Hadi Shalehuddin
7 Maret, 2025
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَتَاهُ جِبْرِيلُ وَهُوَ يَلْعَبُ مَعَ الْغِلْمَانِ فَأَخَذَهُ فَصَرَعَهُ وَشَقَّ عَنْ قَلْبِهِ فَاسْتَخْرَجَ الْقَلْبَ ثُمَّ شَقَّ الْقَلْبَ فَاسْتَخْرَجَ مِنْهُ عَلَقَةً فَقَالَ هَذِهِ حَظُّ الشَّيْطَانِ مِنْكَ قَالَ فَغَسَلَهُ فِي طَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ ثُمَّ لَأَمَهُ ثُمَّ أَعَادَهُ فِي مَكَانِهِ قَالَ وَجَاءَ الْغِلْمَانُ يَسْعَوْنَ إِلَى أُمِّهِ يَعْنِي ظِئْرَهُ فَقَالُوا إِنَّ مُحَمَّدًا قَدْ قُتِلَ قَالَ فَاسْتَقْبَلُوهُ وَهُوَ مُنْتَقِعُ اللَّوْنِ قَالَ أَنَسٌ وَكُنْتُ أَرَى أَثَرَ الْمِخْيَطِ فِي صَدْرِهِ.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, Rasulullah ﷺ didatangi Jibril ketika sedang bermain dengan seorang anak laki-laki (kawannya), lalu Jibril mengambil Rasulullah ﷺ, membaringkan, membelah, dan mengambil hatinya, dikeluarkannya segumpal darah dari hati tersebut dan berkata,'Ini bagian setan darimu.' Lalu hatinya dicuci di bejana emas dengan air zamzam, kemudian dipasang lagi dan dikembalikan ke tempat semula. Anak laki-laki itu berlari mengadukan kepada ibunya yaitu tentang teman sesusunya. Mereka berkata,'Muhammad dibunuh. Kemudian mereka menemui beliau ternyata Muhammad dalam keadaan berubah warnanya (karena ketakutan atau sakit). Anas bin Malik berkata, "Saya bisa melihat bekas jahitan di dadanya." H.R. Ahmad, no. 12084, 11774, & 13555
Sebelum diangkat menjadi rasul dan menerima Alquran,
Muhammad ﷺ dibersihkan dulu hatinya. Prosesi pembersihan hati ini dilakukan oleh malaikat Jibril
ketika beliau masih anak-anak. Prosesi ini dilakukan sebagai salah satu bentuk irhash (persiapan)
dari Allah bagi beliau sebelum benar-benar diutus menjadi nabi. Pembersihan hati ini dilakukan agar
hati Rasulullah ﷺ itu menjadi tempat yang tepat dan lahan yang subur bagi Alquran yang akan
dimasukkan dan ditanamkan di dalamnya.
Alquran adalah ilmu bahkan sumber dari segala ilmu. Ilmu untuk hidup di dunia dan ilmu untuk hidup
di akhirat. Dengan Alquran inilah Rasulullah saw. memiliki akhlaq paling mulia dan terpuji.
Peristiwa seperti ini pun terjadi lagi sesaat sebelum Rasulullah ﷺ dibawa isra-mi'raj untuk
mendapatkan kewajiban shalat.
Pertistiwa irhash ini memberikan ibrah (pelajaran) bahwa ilmu itu hanya bisa diwadahi dengan hati yg
bersih, bersih dari segala kotoran/penyakit hati.!!!
Hati yang kotor dan berpenyakit tidak akan bisa mewadahi
ilmu. Kalaupun ada ilmu yang masuk, maka
ilmu itu akan rusak dan hancur oleh penyakit yang terdapat di dalamnya.
Bagi yang berhati kotor/berpenyakit "ilmu" itu tidak menjadi ilmu, tapi hanya akan menjadi
sekumpulan pengetahuan di kepala. Sementara amal anggota badan yaitu ucapan dan perbuatan itu
dimulai dari hati, karena badan itu hanya pelaksana dari apa yang diniatkan di dalam hati. Hati yang
kotor hanya akan melahirkan amal2 yang kotor meskipun dikemas dengan rupa kebaikan. Manusia semacam
ini yang masuk ke dalam golongan maghdhub (dimurkai) di dalam surat Alfatihah, yaitu orang yang
punya pengetahuan tapi amalnya tidak sesuai dengan pengetahuannya.
Hanya hati yang bersih bisa menjadi lahan yang subur untuk tumbuhnya ilmu (Alquran/ajaran Islam)
hingga berbuah berupa amal saleh.
Rahmat dan ilmu milik Allah itu tanpa batas dan meliputi seluruh..
Read more..
Allah ﷻ menuangkan ilmu-Nya yang tanpa batas dalam Alquran. Ilmu Allah..
Read more..
Allah itu maha rahman maha rahim. Pemilik dan pemberi karunia, kenikmatan, dan ..
Read more..
Salah satu ciri kenabian Rasulullah adalah bisa menerangkan apa..
Read more..
Orang-orang kafir di zaman Rasulullah sering mengejek..
Read more..Rasulullah membangun, membentuk, dan mencetak manusia dari manusia-manusia..
Read more..(Hadits) Dari Anas Bin Malik radhiyallahu anhu..
Read more..